Rudi Amsakar Unggul Telak dari Pasangan Lukita-Basyid

BATAM – Hasil hitung cepat (quick count) Pemilihan Wali Kota (Pilwako) Batam menempatkan pasangan 02 (Rudi-Amsakar) unggul dari pasangan 01 (Lukita Dinarsyah Tuwo-Abdul Basyid) versi hitung cepat dan real count. Namun, hasil hitung cepat itu bukan penentu kemenangan. Penentunya tetap hasil hitung manual oleh KPU Batam.

Tadi malam, Rudi merencanakan menggelar jumpa pers di rumah pemenangan di Seipanas, namun menunda mengumumkan kemenangannya versi hitung cepat. Rencananya, jumpa pers akan dilakukan pagi ini, Kamis (10/12).

”Tim tetap tunggu real count. Di masing-masing TPS sudah ada relawan yang ditempatkan. Jadi sekarang kita tunggu saja hasilnya dulu,” kata Rudi, kemarin, sebagaimana dilansir Harian Batam Pos.

Meski Rudi belum menyebutkan hasil real count maupun quick count hingga tadi malam, namun merujuk data e-rekap KPU RI, Rudi Amsakar unggul telak dari pasangan Lukita-Basyid. Rudi-Amsakar (Ramah) unggul 72,4 persen. Jauh meninggalkan paslon Lukita-Basyid yang hanya memperoleh 27,6 persen.

Namun, data e-rekap KPU yang di-input petugas KPU Batam dari tiap TPS itu baru 267 TPS dari 2.177 TPS atau sekitar 12.26 persen, hingga pukul 23.00 WIB. Angka ini masih akan terus bergerak karena proses input data masih terus dilakukan.

Ketua KPU Batam, Herrigen Agusti, sebelumnya mengatakan, e-rekap bukan penentu kemenangan. ”Penentuan tetap hasil hitung manual KPU Batam,” ujar Herrigen.

Di tempat terpisah, Tim Pemenangan Lukita-Basyid yang berencana menggelar jumpa pers tadi malam juga membatalkan. Namun, berdasarkan data Tim Pemenangan Lukita-Basyid yang tertera di papan tulis di Rumah Pemenangan di Legenda Malaka menunjukkan, Luki-ta-Basyid hanya memperoleh 32 persen. Sementara Rudi-Amsakar 67 persen.

Sementara itu, Lukita sendiri menyatakan sudah siap menerima hasil Pilwako Batam. Segala usaha, kerja keras, sudah dilakukan. Termasuk juga doa. Itu disampaikannya, sesaat sebelum mencoblos di TPS 037, Bengkong Sadai, Rabu (9/12).

”Usaha sudah maksimal. Terima kasih kepada tim yang sudah bekerja selama satu tahun ini,” katanya.

Ia mengatakan, akan menunggu hasil dari penghitungan suara dari KPU Kota Batam. Apapun hasilnya, itulah pilihan dari masyarakat Batam. Lukita mengatakan, setelah pencoblosan ini, sudah saatnya merangkul semua pihak, agar membangun Batam yang lebih baik.

”Saya menunggu sembari menggalang kekompakan berbagai golongan. Ke depan silaturahmi dengan semua pihak,” tuturnya.

Lukita mengaku, tidak menyesal mengikuti Pilwako Batam. Karena banyak pihak yang telah mendorongnya hingga saat ini. ”Saya jadi lebih mengenal politik. Saya tidak menyesali, apapun hasilnya,” ungkapnya.

Di rumah bercat hijau toska dengan ornamen merah putih sepanjang 12 meter di bagian atap rumah yang ada di Jalan Hang Kesturi II, Bengkongsadai menjadi tempat peristirahatan Lukita. Sebelum ke TPS, Lukita bersama istrinya memilih rehat sejenak di rumah itu.

”Saya tadi pagi (kemarin, red) sarapan pisang rebus dan air putih. Tak lupa dengan vitamin,” katanya sembari tersenyum.

berharap pilkada di Batam maupun daerah lainnya di Kepri berjalan lancar. ”Kami menunggu apapun hasilnya. Seluruh usaha sudah maksimal dilakukan,” ucapnya lagi.

Pada pesta demokrasi di TPS 037 kemarin, petugas KPPS menyelesaikan penghitungan suara. Lukita kalah di TPS 037 Bengkongsadai, tempat ia mencoblos. Jarak suara dengan paslon 02 Rudi-Amsakar, cukup jauh. Lukita-Basyid mendapatkan 47 suara. Sementara itu Rudi-Amsakar mendapatkan 77 suara. Suara sah sebanyak 124, dan tidak sah 5 suara.di-Amsakar Unggul Jauh di Pilwako Batam. MK-Btp

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *